Sudah berapa banyak dari masyarakat Indonesia yang menggunakan blog sekarang ini? Bisa dipastikan jumlahnya mencapai jutaan orang. Pada awal kemunculannya tahun 2003, sedikit sekali orang yang memperkirakan bahwa blog dapat booming di Indonesia, keberadaannya oleh sebagian orang hanya dianggap seperti buku harian pribadi yang dapat diakses oleh orang lain secara online. Sekarang ini muncul pertanyaan lain apakah blog itu sendiri memiliki peran lain yang lebih bermanfaat? Melihat majunya perkembangan internet tidak dapat dipungkiri bahwa peran blog semakin bertambah seiring dengan penggunannya untuk berbagai tujuan. Penggunanya sendiri tidak lagi sebatas tiap individu saja, bahkan ada perusahaan atau organisasi kecil yang memanfaatkan blog, baik untuk media marketing, public relation dan sebagainya.
Saya pribadi merasa terbantu dengan adanya blog. Terbantu untuk menuangkan setiap ide yang muncul dari pikiran saya terhadap berbagai hal yang saya lihat dari keadaan sekitar dan menyebarkannya ke ribuan orang, dan tentu saja apa yang menjadi pemikiran saya dapat dilihat oleh banyak orang, bahkan dapat memunculkan berbagai komentar baik positif maupun negatif yang membuatnya semakin menarik dan berkembang.
Pertanyaan yang terkadang muncul adalah, seperti apa dampaknya apabila blog digunakan oleh organisasi atau perusahaan? Sebagai bagian dari perkembangan teknologi intenet, blog sangat mudah untuk digunakan. Banyak orang yang bergerak dalam dunia marketing dan PR merasa sangat terbantu dengan keberadaan blog, karena salah satu manfaatnya adalah mereka dapat mengetahui pendapat orang lain tentang produk dan perusahaan mereka.
David Meerman Scott dalam bukunya yang berjudul “The New Rules of Marketing
& PR” menjelaskan, bahwa sangat disarankan setiap perusahaan ataupun mereka yang bergerak dalam bidang entrepreneur untuk membuat blog dibandingkan dengan membuat sebuah web site, karena blog sangat mudah dibuat bahkan untuk mereka yang memiliki kemampuan terbatas sekalipun, bahkan sekarang ini sudah terdapat ribuan perusahaan, konsultan dan juga para professional yang sudah memiliki blog, tetapi tidak memiliki web site.
Akan tetapi karena sifatnya yang sangat terbuka dan dapat diakses oleh banyak orang, maka sebaiknya jangan terlalu terkejut apabila mendapat banyak komentar baik positif maupun negatif tentang isi informasi yang kita berikan melalui blog, Justru hal inilah yang sekarang diperlukan oleh banyak perusahaan ataupun organisasi, masyarakat sebagai konsumen tidak lagi berada di bawah perusahaan yang berperan sebagai produsen, antara produsen dengan konsumen tidak lagi bersifat vertical tapi sudah berubah menjadi horizontal, konsumen sudah memiliki akses yang bebas untuk mendapat banyak informasi, mereka dapat menentukan mana yang menjadi pilihan terbaik. Perusahaan maupun organisasi perlu mendengarkan apa yang di inginkan oleh konsumen, bila perlu terjun langsung berbaur dengan konsumen, bagaimana caranya? Ya salah satunya dengan menggunakan blog.
Ditambah lagi sekarang ini dapat dikatakan tingkat kepercayaan konsumen sedang rendah terhadap produsen. Konsumen lebih banyak percaya dengan rekomendasi daripada informasi yang diberikan oleh produsen. Nah, blog memungkinkan informasi tersebut diberikan dari mulut ke mulut atau dalam marketing dikenal dengan istilah word of mouth. Hal ini memudahkan kita untuk mengetahui apa yang mereka katakan tentang perusahaan, organisasi, maupun produk kita. Dan kita pun dapat ikut berpartisipasi di dalamnya. Menurut saya inilah salah satu cara terbaik untuk dekat dengan konsumen sekaligus menjaga reputasi perusahaan.
Saya coba ambil sebuah kasus dari salah satu perusahaan makanan ternama yaitu McDonald’s. Sebagai perusahaan makanan cepat saji yang sangat sukses, McDonald’s juga dikecam sebagai salah satu penyebab tingginya angka obesitas di Amerika Serikat, pencemaran lingkungan, dan berbagai masalah sosial lainnya. Menghadapi hal ini, McDonald’s memutuskan untuk terjun langsung ke masyrakat menggunakan media blog dengan meluncurkan diskusi terbuka.
Pembuatan blog tersebut di fokuskan membahas hal-hal yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dengan mengambil tema perlindungan alam untuk masa kini dan masa yang akan datang, serta mengambil tema desain pengemasan makanan yang ramah lingkungan. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kepada setiap orang mengenai program dan proyek yang dijalankan McDonald’s, sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan yang ikut melibatkan masyarakat.
Dari kasus tersebut dapat diartikan bahwa McDonald’s sangat menyadari internet dengan segala informasi nya mampu merubah cara pandang masyarakat terhadap perusahaan global seperti McDonald’s. Sehingga jika McDonald’s ingin mempertahankan kredibilitas dan kepercayaan masyarakat, mereka harus ikut berpartisipasi dengan menggunakan blog, dimana di dalamnya terdapat komunitas yang terdiri dari sekumpulan orang yang saling berbagi informasi.
Sebagai kesimpulan, menghadapai era baru dimana konsumen terkoneksi satu sama lain, dan saling terhubung dengan kemajuan teknologi internet, yang menyebabkan mereka semakin kritis, sudah sewajarnya kita merubah pola vertikal yang selama ini dijalankan perusahaan, menjadi horizontal dan saling berbaur dengan konsumen. Tidak heran Tuhan menciptakan dua mata dan dua telinga, dimana salah satu tujuannya agar kita lebih peka terhadap konsumen, kita juga patut bersyukur dengan kemajuan teknologi internet seperti blog, yang memberikan warna baru dalam dunia marketing dan PR.