<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rising News &#187; Dimasti Dano</title>
	<atom:link href="http://kolumnis.com/author/dimasti-dano/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kolumnis.com</link>
	<description>news - articles - hot info</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jun 2010 02:48:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Keserakahan Si Penjual Kursi</title>
		<link>http://kolumnis.com/2009/02/20/keserakahan-si-penjual-kursi/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2009/02/20/keserakahan-si-penjual-kursi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 14:44:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[krisis]]></category>
		<category><![CDATA[obama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bangsa Amerika Serikat ternyata masih belum belajar dari kasus subprime mortgage yang kemudian menjadi tragedi tsunami ekonomi yang terus meluas melanda dunia.</p>
<p>Keserakahan d&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bangsa Amerika Serikat ternyata masih belum belajar dari kasus subprime mortgage yang kemudian menjadi tragedi tsunami ekonomi yang terus meluas melanda dunia.</p>
<p>Keserakahan dengan membuat persyaratan yang demikian mudah untuk mendapatkan  kredit perumahan (mortgate),  sehingga kredit sejenis KPR ini  masuk dalam rating subprime. Kredit yang berkatagori resiko tinggi tersebut kemudian dikemas sedemikian menariknya untuk mendapatkan fasilitas hedging (lindung nilai). Selanjutnya, dilepas di pasar bursa. Akibatnya, begitu kredit menjadi macet, bencana menyebar kemana-mana.  Amerika Serikat sendiri kemudian menuai krisis ekonomi yang demikian parah. Negara adi daya tersebut tenggelam ke dalam resesi ekonomi.</p>
<p>Entah apa yang sebenarnya sedang  terjadi di negara Paman Sam. Entah apa pula yang  ada dalam pikiran Gubernur Illinois Milorad &#8220;Rod&#8221; R. Blagojevich, kursi senat yang kosong yang ditinggalkan oleh Barack Obama kemudian &#8220;dijual&#8221;. Keserakahan telah menutup mata hati seorang Blagojevich yang sebenarnya telah memimpin Illinois sejak tahun 2003.   </p>
<p>Hanya dalam hitungan hari, Rod Blagojevich tersungkur dari jabatannya. Impeachment yang dilakukan oleh House of Representatif -nya Illinois tanggal 8 Januari 2009 menghasilkan dukungan suara  114 &#8211; 1 untuk mencopotnya dari kursi gubernur,  dilanjutkan dengan dukungan  penuh oleh Senat Illinois dengan mendapat 59 suara melawan 0 pada tanggal 29 Januari 2009.   Akibatnya, Rod Blagojevich terpental dari kedudukannya sebagai Gubernur Illinois. Nama dan foto Blagojevich dihapus dari website pemerintah negara bagian tesebut. Blagojevich harus menyerahkan kursi jabatan gubernur Illnois karena telah melakukan tindakan yang dikatagorikan  &#8220;alleged abuses of power and alleged abusses attempt to sell gubernatorial appointment and legislative authorization and/or veto to the higgist bidder&#8221;. Lebih jauh lagi,  pemerintah Federal sedang menyusun tuntutan dugaan korupsi terhadap Blagojevich. </p>
<p>Kasus ini mendapat perhatian serius dari Presiden  terpilih Barrak Obama, mantan Senator Illinois. Presiden Barrack Obama sempat berkomentar tentang kasus ini setelah impeachment diberlakukan : &#8221; Hari ini adalah akhir dari hari-hari yang menyakitkan bagi Illinois. Beberapa bulan lalu pemerintahan (di Illinonis) telah mengalami krisis kepemimpinan. Tetapi sekarang kebenaran telah terungkap&#8221;.</p>
<p>Di Indonesia, kasus korupsi dengan cara men-jual kursi legislatif seperti kasus di Amerika Serikat mungkin sangat jarang terjadi. Yang mungkin terjadi di Indonesia adalah menjual kursi, meja bahkan mungkin bangunan kantornya sekalian&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2009/02/20/keserakahan-si-penjual-kursi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepatu Sontoloyo</title>
		<link>http://kolumnis.com/2009/01/30/sepatu-sontoloyo/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2009/01/30/sepatu-sontoloyo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 14:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sepatu adalah alas kaki. Membungkus kaki, agar kaki tidak langsung menginjak kerikil tajam yang menyakitkan atau kotoran yang bau dan menjijikkan.</p>
<p>Oleh sebab itu, semahal-mah&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepatu adalah alas kaki. Membungkus kaki, agar kaki tidak langsung menginjak kerikil tajam yang menyakitkan atau kotoran yang bau dan menjijikkan.</p>
<p>Oleh sebab itu, semahal-mahalnya sepatu, baik sepatu baru atau sepatu yang sudah kusam akan selalu berada di &#8220;tataran&#8221; paling bawah : melindungi si-empunya kaki. Entah itu melindungi kaki anak sekolah, wartawan atau seorang presiden sekalipun&#8230;</p>
<p>Tapi apa jadinya bila sepatu yang berada pada posisi &#8220;hina&#8221; dilemparkan ke kepala seorang Presiden negara adi daya seperti Amerika Serikat ?</p>
<p>Bukan berarti sepatu sontoloyo tersebut telah mbejujak, telah &#8220;kurang ajar&#8221; naik peringkat ketataran yang lebih tinggi, ke kepala seorang manusia yang kebetulan menjabat Presiden di negara adi daya Amerika Serikat.  Bahkan, andaipun sepatu itu bertengger di kepala siapapun, sepatu tetap adalah sepatu. Sepatu hakekatnya adalah pelindung kaki, tempatnya ya di telapak kaki. Sedangkan kepala tetap eksis  berada di atas &#8211; diposisi yang luhur dan tidak akan pernah memakai sepatu untuk melindungi kepala.</p>
<p>Itu sebabnya, Presiden Bush berhasil dengan &#8220;sukses&#8221; menghindar lemparan sepatu wartawan Irak Az &#8211; Zaidi hari Minggu 14 Desember lalu. Presiden Bush memahami  sepenuhnya bahwa sepatu adalah sepatu : sepatu letaknya dibawah &#8211; dikaki, bukan diatas kepala. Sepatu melindungi kaki dari kerikil yang tajam dan kotoran yang bau dan menjijikan.</p>
<p>Presiden Bush pasti paham, bila sepatu mengenai kepalanya itu berarti bukan saja penghinaan besar terhadap eksistensi manusia tetapi juga penghinaan besar terhadap negara adi daya Amerika Serikat. Dan untunglah, Presiden Bush mempunyai pemahaman kuat tentang itu&#8230;.</p>
<p>Desember, 24 2008</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/30/sepatu-sontoloyo/" title="cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ Pendapat mengenai lingkungan dari sudut pandang ekonomi">cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ Pendapat mengenai lingkungan dari sudut pandang ekonomi</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/30/sepatu-sontoloyo/" title="cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ Pengertian ekonomi kreatif">cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ Pengertian ekonomi kreatif</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/30/sepatu-sontoloyo/" title="cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ pentingnya perekonomian">cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ pentingnya perekonomian</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/30/sepatu-sontoloyo/" title="cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ pentingnya perekonomian terhadap suatu negara">cache:9PMBfSAtxK8J:kolumnis com/2009/01/30/pentingnya-ekonomi-kreatif-bagi-indonesia/ pentingnya perekonomian terhadap suatu negara</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.923 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2009/01/30/sepatu-sontoloyo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obama dan Krisis Ekonomi Amerika Serikat</title>
		<link>http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 07:38:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[krisis ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[obama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[<p>Banyak orang terlalu berharap dengan terpilihnya Obama menjadi Presiden AS. Harapan yang tinggi tergantung di langit. Obama diharapkan dapat menuntaskan masalah krisis ekon&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang terlalu berharap dengan terpilihnya Obama menjadi Presiden AS. Harapan yang tinggi tergantung di langit. Obama diharapkan dapat menuntaskan masalah krisis ekonomi dengan segera.</p>
<p>Pada hari Obama mengumumkan kemenangannya, pemerintah AS sedang kelimpungan mencari pinjaman sebesar AS $ 550 milyar untuk menutupi pengaruh krisis yang harus dipenuhi dalam 3 bulan kedepan.</p>
<p>Sementara gelombang pemutusan hubungan kerja terus mengguncang negara Paman Sam. Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa tingkat pengangguran diatas angka prediksi yang telah ditetapkan, yaitu sebesar 478.000 orang jauh diatas prediksi 475.000 orang.</p>
<p> Chrysler LLC telah memotong 1.825 pekerjaan akibat jatuhnya angka penjualan yang mencapai 25 % pada 9 bulan pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama pada tahu lalu. Dilaporkan Chriysler merugi sebesar AS $ 570 juta pada bisnis otomotif.  Bisnis otomotif merupakan bisnis yang paling terkena dampai krisis, figure penjualan pada bulan Oktober menunjukkan angka yang menyedihkan  : penjualan mobil di General Motor terjungkal sebesar 45 %, Ford Motor turun sebesar 30 %, Honda Motor Co mencatan penurunan 25 % sedangkan Toyota Motor Corp turun 23 %,  sedangkan penjualan  Nissan Motor Co terjun di angka 33 %.  Ini berarti penjualan mobil merupakan terendah selama 17 tahun terakhir.</p>
<p>Circuit City Store yang memiliki 700 outlet di 28 negara bagian telah menutup 155 outletnya. Ini berarti telah menghapus pekerjaan 17 % tenaga kerjanya atau mencapai 7.300 orang dari total 43.000 orang tenaga kerja.</p>
<p>Goldman Sach Groups Inc. melaporkan telah menghapus 3.260 pekerjaan atau 10 % dari total tenaga kerja. Yahoo memotong 10 % tenaga kerja atau mem-phk 1.500 orang. Perusahaan obat Merck &amp; Co menghapus 7.200 posisi dan Lembaga keuangan National City Corp turut menutup 4.000 pekerjaan. Sedangkan Xerox Corp melakukan hal yang sama dengan jumlah 3.000 pekerjaan.  Fidelity National Financial Inc. mengumumkan 1.000 phk, menutup sebagian kantor, mengurangi 10 % gaji dan memangkas 50 % dividen.Populan Inc. induk dari Banco Popular akan memangkas 600 karyawannya.</p>
<p>Pengaruh dari tingginya angka pengangguran menyebabkan hilangnya kemampuan membayar cicilan mortgate (cicilan kredit perumahan). Kasus kredit mortgate yang macet melonjak mencapai  70 % pada kuartal ke tiga.</p>
<p>Commerce Department melaporkan pembiayaan sektor konstruksi turun sebesar 0.3 % pada September. Sementara sektor perumahan jatuh sebesar 1.3 % sedangkan realisasi proyek pemerintah turun sebesar 1.3 %.</p>
<p>Seperti dalam pidato kemenangannya, Obama hanya memerlukan dua hal, yaitu : waktu untuk bisa keluar dari krisis dan &#8220;menteri-menteri bintang&#8221; dalam kabinetnya yang bisa membawa Amerika Serikat keluar dari bencana.</p>
<p>Itupun kalau Obama selamat dari incaran para pembunuh. Pada masa kampanye saja, pihak keamanan AS sudah berhasil membongkar rencana pembunuhan yang dilakukan oleh dua pemuda kulit putih neo-Nazi, Daniel Cowart (20) dan Paul Schlesselman (18).  Selain itu,  Thomas Robb, direktur nasional Knights of the Ku Klux Klan juga mengirimkan ancamannya melalui rekaman video yang menyatakan perang rasial bila Obama menjadi presiden. Dinas Rahasia AS mencatat selusin ancaman pembunuhan yang serius terhadap Obama &#8211; Presiden AS terpilih ke 44 yang nota bene merupakan presiden berkulit hitam pertama.</p>
<p>Nopember 2008</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="ekonomi negara amerika serikat">ekonomi negara amerika serikat</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="krisis amerika">krisis amerika</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="krisis amerika 2009">krisis amerika 2009</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="ekonomi amerika serikat">ekonomi amerika serikat</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="ekonomi di amerika serikat">ekonomi di amerika serikat</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="MASALAH KRISIS EKONOMI NEGARA AMERIKA SERIKAT">MASALAH KRISIS EKONOMI NEGARA AMERIKA SERIKAT</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="perekonomian amerika serikat 2009">perekonomian amerika serikat 2009</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="perekonomian negara amerika serikat">perekonomian negara amerika serikat</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="masalah ekonomi amerika serikat">masalah ekonomi amerika serikat</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/" title="krisis ekonomi amerika 2009">krisis ekonomi amerika 2009</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.058 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2009/01/16/obama-dan-krisis-ekonomi-amerika-serikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INFORMASI ASIMETRIS TRAGEDI JALUR GAZA</title>
		<link>http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 13:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/?p=413</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sudah hampir beberapa minggu ini, setiap saat informasi tragedi Gaza hadir di dalam ruang keluarga. Isi informasi bisa dikatakan seragam, kecanggihan mesin perang Israel yang&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah hampir beberapa minggu ini, setiap saat informasi tragedi Gaza hadir di dalam ruang keluarga. Isi informasi bisa dikatakan seragam, kecanggihan mesin perang Israel yang meluluhlantakan setiap nurani yang menyaksikannya. Jet-jet tempur F-16I dan Helikopter serang AH 64-Apache menembakkan peluru kendali ke sasaran yang telah ditentukan dengan akurat.</p>
<p>Di darat, arteleri IDF (Israel Defence Force) menembakkan peluru penghancur ke seluruh bagian kota Gaza. Untuk mengkoreksi kordinat tembakan, dipastikan Israel menempatkan pointer di Gaza. Dipastikan pointer dapat berupa helikopter maupun mata-mata Israel yang bergerilya di Gaza. Akibat pemboman yang masif, baik dari serangan udara, darat maupun dari kapal perang Israel, menghasilkan puing-puing kota dan asap hitam kehancuran yang memenuhi udara.<br />
Sementara dari pihak Hamas,  tanpa ada payung udara berupa radar dan peluru kendali darat ke udara yang memadai, menyebabkan pesawat-pesawat tempur Israel merajalela dalam menghancurkan target di darat dengan leluasa. Rudal darat ke darat yang dilepaskan pihak Hamas tidak memberikan hasil yang menghancurkan karena hanya bersifat psikologis.</p>
<p>Di layar kaca, disuguhkan hampir setiap waktu di ruang keluarga selain menampilkan kisah sukses proses penghancuran kota Gaza, juga memperlihatkan lembaran hitam tragedi kemanusiaan yang membuat trenyuh dan menggedor rasa solidaritas. Coba simak apa yang ditampilkan : tentang anak-anak korban perang yang menangis dengan wajah bersimbah darah,   atau tentang seorang Bapak yang kehilangan seluruh anggota keluarga karena rumahnya hancur terkena bom Israel. Mayat-mayat penduduk kota  yang bergelimpangan di sepanjang jalan dan kehancuran gedung-gedung disepanjang sisi jalan itu. Rumah sakit yang sibuk menerima korban-korban baru, tanpa ada support obat-obatan dan tenaga medis yang memadai.</p>
<p>Kondisi Gaza memang mirip kondisi : kehancuran Hirosima dan  Nagasaki yang di bom atom oleh Amerika pada akhir Perang Dunia II ditambah dengan tragedi kemanusian Ethiopia beberapa tahun lalu digabung dijadikan satu.</p>
<p>Sehingga logis, bila respon dari sebagian besar penduduk dunia adalah sama. Memprotes serbuan tentara Israel yang menimbulkan korban di pihak sipil, memprotes blokade Israel karena rumah sakit-rumah sakit tidak memiliki tenaga medis dan obat-obatan yang memadai untuk mengobati korban perang, hingga pada respons untuk membuka pendaftaran jihad bertempur melawan tentara Israel  di tanah Palestina. Apakah ini tidak berlebihan ?</p>
<p>Untuk mengalahkan tentara Israel di medan perang Gaza tidak cukup dengan semangat. Keberhasilan pejuang Hezbollah mengalahkan tentara Israel di Lebanon, karena mereka mendapat pelatihan yang ketat dan disiplin, boleh dikatakan sebagai pelatihan pasukan komando. Pejuang Hezbollah membentuk unit-unit tempur yang terdiri dari 2 atau 3 orang yang independen. Mereka menguasai medan tempur dan dengan mental juang yang kuat, sehingga dengan modal senjata serbu dan senjata anti tank, mereka berani berhadapan dengan pasukan komando Israel yang didukung oleh persenjataan canggih seperti Main Battle Tank Merkava, tank paling handal di dunia. Padahal dalam setiap pergerakan tempurnya, tentara Israel selalu didukung oleh tembakan bantuan baik dari satuan alteleri maupun tembakan dari pesawat tempur   secara on call.</p>
<p>Minggu pertama Januari 2009<br />
Tulisan ini bisa dilihat di www.dimastidano.wordpress.com</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/" title="mujizat jalur gaza">mujizat jalur gaza</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/" title="informasi gaza">informasi gaza</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/" title="kisah pejuang hezbollah">kisah pejuang hezbollah</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/" title="mukjizat di jalur gaza">mukjizat di jalur gaza</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/" title="mujizat lebanon\gaza">mujizat lebanon\gaza</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/" title="mukjizat gaza">mukjizat gaza</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/" title="pengertian asimetris seni">pengertian asimetris seni</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.668 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2009/01/13/informasi-asimetris-tragedi-jalur-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Things They Carried &#8211; Kenangan Sang Prajurit, Tim O&#8217;Brien</title>
		<link>http://kolumnis.com/2008/05/06/the-things-they-carried-kenangan-sang-prajurit-tim-obrien/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2008/05/06/the-things-they-carried-kenangan-sang-prajurit-tim-obrien/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 05:15:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[prajurit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/2008/05/06/the-things-they-carried-kenangan-sang-prajurit-tim-obrien/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Jujur saja, pertama kali saya mendapatkan buku ini karena terdapat tulisan kecil dikulit buku :  &#8220;Karya fiksi yang menggetarkan jiwa dan ditulis dengan indah&#8221; &#8&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur saja, pertama kali saya mendapatkan buku ini karena terdapat tulisan kecil dikulit buku :  &#8220;Karya fiksi yang menggetarkan jiwa dan ditulis dengan indah&#8221; &#8211; THE ASSOCIATED PRESS.</p>
<p>Waktu itu saya berpikir, apakah mungkin cerita perang di Vietnam ditulis sebagai karya sastra ? Cerpen The Things They Carried ternyata mendapat penghargaan National Magazine Award, sedangkan novelnya sendiri yang diterbitkan pada tahun 1990 dipilih oleh para editor New York Time Book Review sebagai buku terbaik tahun itu.</p>
<p>Tim O&#8217;Brien, si penulis buku ini, menumpahkan pengalaman perangnya di Vietnam sebagai anggota dari prajurit infantri dari kesatuan Alpa Company bukan dalam bahasa teknis perang, tetapi dituturkan dalam bahasa yang indah dan kelihatannya ditulis dengan jiwa-nya.</p>
<p>Di dalam buku ini, tidak akan ditemui tentang taktik perang seperti strategi pertempuran anti gerilya yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat dalam menghadapi perlawanan tentara VC (Vietcong &#8211; sebutan untuk pihak tentara komunis).</p>
<p>Tidak ada taktik regu atau peleton dalam melakukan penyergapan atau taktik pertempuran jarak pendek yang biasa dihadapi dalam perang di Vietnam.</p>
<p>*****</p>
<p>Buku The Things They Carried -Kenangan Seorang Prajurit, yang diterbitkan oleh PT Serambi Ilmu Semesta, berisi 22 cerita pendek. Cerpen yang tampil dihalaman pertama tentu saja dengan judul : The Things They Carried, yang diterjemahkan menjadi : Barang Bawaan Mereka.</p>
<p>Awal keterlibatan Timmy dalam perang yang kelam itu ditemui dalam cerpen yang berjudul : Di Sungai Rainy.</p>
<p>Pada cerpen ini, Timmy menceritakan tentang pergulatan hatinya ketika mendapatkan surat  panggilan wajib militer.</p>
<p>&#8220;Perang bukan levelku. Dunia sudah ada dalam genggamanku &#8211; siswa terbaik di kelas, predikat summa cum laude, ketua organisasi kemahasiswaan, dan beasiswa penuh untuk pascasarjana di Harvard&#8221;.</p>
<p>&#8220;Aku ingat amarah yang berkecamuk dalam perutku, yang kemudian mereda menjadi rasa kasihan pada diri sendiri, dan lalu mati rasa&#8221;.</p>
<p>Diceritakan, untuk menghindari wajib militer,  akhirnya Timmy kabur ke perbatasan Kanada. Selama enam hari, Timmy mengalami pergolakan batin hebat antara menyeberang ke Kanada atau kembali ke kota asal untuk mengikuti wajib militer.</p>
<p>Selama enam hari Timmy tinggal disebuah pondokan Tip Top Lodge, bertemu dengan pemilik pondokan Elroy Berdahl, orang tua yang arif.</p>
<p>Pada hari ke enam, Elroy mengajak Timmy berperahu untuk memancing di sungai Rainy yang berbatasan dengan Kanada. Timmy menulis dalam cerpennya :</p>
<p>&#8220;Aku ingat menatap Elroy, lalu menatap tanganku, lalu Kanada. Garis pantainya tampak penuh dengan semak dan pepohonan. Aku bisa melihat buah yang tumbuh di semak. Aku bisa melihat tupai di atas pohon birch dan burung gagak yang menatapku dari batu besar di tepi sungai. Begitu dekat &#8211; dua puluh meter &#8211; dan aku bisa melihat jalinan rumit dedaunan, tekstur tanahnya, buah pohon pinus yang cokelat. Dua puluh meter. Aku bisa saja melompat dan berenang demi mencari kehidupannya. Dalam tubuhku, dalam dadaku, aku merasakan tekanan yang amat kuat. Bahkan sekarang, saat menuliskan ini, aku masih bisa merasakan tekanan itu.</p>
<p>Apa yang akan kau lakukan ?</p>
<p>Yang bisa kulakukan hanyalah menangis. Menangis perlahan, bukan tangisan keras, hanya menangis tersedu-sedu. Sepertinya dari semua tempat, dari pohon, air dan langit, kepiluan sebesar dunia sedang menekanku, kepiluan yang berat.</p>
<p>Aku mencoba membulatkan tekadku untuk meloncat keluar perahu.</p>
<p>Aku mencoba, tak bisa.</p>
<p>Itulah yang paling menyedihkan. Dan demikianlah aku duduk di haluan perahu sambil menangis.</p>
<p>Tangisanku sekarang menjadi tangis yang keras dan nyaring&#8221;.</p>
<p>*****</p>
<p>The Things They Carried, kisah master piece dalam buku itu bertutur tentang barang bawaan para prajurit ketika melakukan operasi tempur. Selain membawa perlengkapan militer, ternyata mereka membawa beban lainnya.</p>
<p>&#8220;Mereka membawa semua beban emosional sebagai orang yang mungkin akan mati. Kesedihan, ketakutan, cinta, kerinduan-semuanya tak bisa dilihat, tapi semua hal yang tidak nyata itu punya massa dan berat jenis sendiri, semuanya punya berat yang bisa dirasakan. Mereka membawa ingatan yang memalukan. Mereka membawa rahasia umum kepengecutan yang nyaris tidak pernah dikendalikan, naluri untuk lari, diam, atau sembunyi, dan inilah beban terberat dari semuanya, karena beban ini tak pernah bisa diletakkan. Beban ini menuntut kesimbangan dan postur tubuh yang sempurna. Mereka membawa reputasi mereka. Mereka membawa ketakutan terbesar seorang tentara, yaitu ketakutan untuk terlihat memalukan. Orang membunuh, dan juga mati, karena mereka malu untuk tidak membunuh. Inilah yang sebenarnya membawa mereka dalam peperangan, tak ada hal yang positif, bukan impian kebanggaan atau kehormatan, hanya untuk menghindari malu karena kehilangan kehormatan&#8221;.</p>
<p>******</p>
<p>Perang tidaklah selalu tentang kengerian dan kekerasan. Terkadang beberapa hal boleh dikatakan tampak indah. Misalnya, aku masih ingat seorang bocah laki-laki berkaki plastik. Aku ingat bagaimana ia meloncat-loncat mendekati Azar, lalu minta sebatang cokelat &#8211; &#8220;GI nomor satu, &#8221; kata si bocah &#8211; dan Azar tertawa sambil memberikan cokelatnya. Ketika bocah itu meloncat pergi, Azar berdecak dan berkata, &#8221; Perang memang jahat.&#8221; Ia menggelengkan kepalanya dengan sedih. &#8220;Satu kaki, sunggu jahat. Orang yang menembaknya pasti kehabisan peluru&#8221;</p>
<p>Cerita ini akan ditemukan pada cerpen berjudul : Sisi Lain dari Perang.</p>
<p>*****</p>
<p>Coba simak tulisan Timmy dalam cerpen yang lain : Bagaimana Cara Menceritakan Kisah Perang yang Sesungguhanya.</p>
<p>&#8220;Mungkin saja pada intinya, perang hanyalah nama lain untuk kematian. Namun, setiap tentara bisa bercerita &#8211; bila ia berkata jujur &#8211; bahwa kedekatan dengan kematian membawa pula kedekatan dengan kehidupan. Setelah tembak menembak sengit, selalu ada kepuasan luar biasa bahwa kita masih bisa merasakan hidup. Pohon yang hidup. Rumput, tanah- semuanya. Semua benda di sekeliling kita sungguh hidup, termasuk juga diri kita, dan perasaan hidup itu akan membuat kita gemetar. Kita merasakan keberadaan kuat jiwa raga kita-diri kita yang sejati, sosok manusia yang kita cita-citakan dan kemudian bisa kita wujudkan hanya dengan menginginkannya&#8221;.</p>
<p>*****</p>
<p>Tak berlebihan bila Peter S. Presscott dari Newsweek mengomentari buku ini  :</p>
<p>&#8220;&#8230;O&#8217;Brien telah menemukan gaya bercerita yang tepat untuk mengisahkan perang ini : gaya yang membeberkan begitu banyak perasaan, namun tidak cengeng dan tetap terjaga lewat tulisannya yang ringkas dan cukup banyak menampilkan penggalan kejadian yang jenaka &#8230;.&#8221;</p>
<p>*****</p>
<p>30 April 2008</p>
<p>Tulisan ini bisa dilihat pada website : <a HREF="http://www.greenlinerancage.com/">www.greenlinerancage.com</a></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2008/05/06/the-things-they-carried-kenangan-sang-prajurit-tim-obrien/" title="cerita prajurit">cerita prajurit</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/05/06/the-things-they-carried-kenangan-sang-prajurit-tim-obrien/" title="kesedihan prajurit vietnam">kesedihan prajurit vietnam</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.792 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2008/05/06/the-things-they-carried-kenangan-sang-prajurit-tim-obrien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Katrok&#8221; Tapi Pakai Laptop</title>
		<link>http://kolumnis.com/2008/01/29/katrok-tapi-pakai-laptop/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2008/01/29/katrok-tapi-pakai-laptop/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 01:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[laptop]]></category>
		<category><![CDATA[tukul]]></category>
		<category><![CDATA[tv]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/2008/01/29/katrok-tapi-pakai-laptop/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tukul memang lucu dan menghibur. Itu yang membuat orang mau menonton acara Empat Mata.</p>
<p>Sebenarnya siapa sih yang mau menonton wajah &#8220;ndeso&#8221;, tapi nekad mewawanca&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tukul memang lucu dan menghibur. Itu yang membuat orang mau menonton acara Empat Mata.</p>
<p>Sebenarnya siapa sih yang mau menonton wajah &#8220;ndeso&#8221;, tapi nekad mewawancarai artis cantik ? Tapi justru, kontradiksi ini yang menjadi magnet bagi penonton setia-nya.</p>
<p>Tapi Tukul memang cerdas, format acara Empat Mata dibuat serba kontradiktif dan paradoksal.  Tukul &#8220;menentertawai diri sendiri&#8221; , sementara artis yang menjadi tamu-nya berpenampilan glamor dan intelek.</p>
<p>Konsep acara Empat Mata adalah membuat kontradiktif ini menjadi komedi. Mungkin sudah menjadi trademark acara ini. Tukul memerankan dirinya sebagai orang dari desa yang lugu, tetapi harus mengimbanginya tamu-tamu acaranya dengan berusaha mengaktualisasikan sebagai pria metroseksual. Tukul nampak selalu berusaha menjadi &#8220;pria yang selalu menjaga estetika penampilan, imaje dan gaya hidup&#8221;.</p>
<p>Yang terjadi adalah komedi yang meng- eksploitasi keluguan Tukul sebagai orang &#8220;ndeso&#8221; versus Tukul yang &#8220;berusaha gaul&#8221;. Usaha ini yang menjadi titik sentral dari kelucuan-kelucuan yang timbul dan memancing penonton untuk tertawa.</p>
<p><strong>Superiority Theories</strong></p>
<p>Teori ini kemukakan oleh seorang profesor philosopy, D. H. Monro dari Monash University. Orang sering tertawa karena melihat ketidak beruntungan orang lain (disandvantage atau misfortune).  Dalam teori ini, orang tertawa karena merasa  berada dalam posisi &#8220;superior&#8221;.</p>
<p>Teori ini dikembangkan dari teori yang pertama kali dikemukakan oleh Thomas Hobbes (1588-1679). Hobbes mengatakan bahwa :&#8221;kita mentertawakan atas ketidak beruntungan (misfortunes)  orang lain&#8221;.</p>
<p>Bila dikaitkan dengan acara Empat Mata, maka penonton dikondisikan pada posisi &#8220;Superior&#8221;, sedangkan Tukul Arwana pada posisi &#8221;misfortune&#8221;.  Menurut teori ini, penonton tertawa karena &#8220;misfortune&#8221; yang &#8220;diperankan&#8221; oleh Tukul. Penonton menjadi terhibur karena melihat &#8220;ke-sial-an&#8221; yang menimpa Tukul.</p>
<p><strong>Kembali ke Laptop</strong></p>
<p>&#8220;Masak sih, Tukul saja punya laptop, kita nggak punya. Tapi pertanyaannya apakah betul masing-masing anggota bisa mengoptimalkan itu dengan baik. Saya sangsi,&#8221; cetus seorang anggota DPR, sepertiyang dikutip oleh Detikcom pada bulan Maret 2997 lalu.</p>
<p>Pernyataan diatas bukan bagian dari acara Empat Mata. Tetapi benar-benar sebuah pernyataan seorang anggota DPR ketika muncul gonjang-ganjing rencana pemberian laptop seharga Rp 21 juta ke setiap anggota Dewan. Rencana ini kemudian dibatalkan akibat tekanan dari masyarakat.</p>
<p>Masyarakat akan meng-kaitkan masalah laptop dengan acara Empat Mata dengan salah satu &#8221; trademark-nya&#8221; adalah Laptop.  Wajar saja dalam menentang program pembagian laptop ke anggota DPR, masyarkat akan membandingkan Tukul sebagai seorang komedian dengan anggota DPR yang notabene adalah wakil rakyat yang terhormat. Masyarakat telah melihat kontradiktif : sementara kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit, anggota DPR akan mendapat Laptop dengan harga yang sangat mahal.</p>
<p>Contoh diatas adalah suatu keberhasilan dari suatu pementasan sebuah acara komedi, selain keberhasilan untuk menghibur masyarakat.  Sebuah acara komedi seperti Empat Mata dikatakan berhasil bila berhasil melakukan pendidikan kepada masyarakat, selain membuat penontonnya tertawa dan terhibur.</p>
<p>Mudah-mudahan Tukul Arwana tidak berubah. Mudah-mudahan acara Empat Mata tetap dalam format yang sama. Mudah-mudahan penonton tetap terhibur. Mudah-mudahan rejeki-nya Tukul tetap lancar. Amin.</p>
<p>******</p>
<p>(artikel ini bisa dilihat di <a HREF="http://www.greenlinerancage.com/">www.greenlinerancage.com</a> )</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/29/katrok-tapi-pakai-laptop/" title="cache:w5IgVN3wjbYJ:kolumnis com/2008/01/29/menulis-untuk-kompas/ syarat artikel di koran kompas">cache:w5IgVN3wjbYJ:kolumnis com/2008/01/29/menulis-untuk-kompas/ syarat artikel di koran kompas</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/29/katrok-tapi-pakai-laptop/" title="cache:w5IgVN3wjbYJ:kolumnis com/2008/01/29/menulis-untuk-kompas/ syarat menulis opini">cache:w5IgVN3wjbYJ:kolumnis com/2008/01/29/menulis-untuk-kompas/ syarat menulis opini</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/29/katrok-tapi-pakai-laptop/" title="cache:w5IgVN3wjbYJ:kolumnis com/2008/01/29/menulis-untuk-kompas/ tips menjadi kolumnis di koran">cache:w5IgVN3wjbYJ:kolumnis com/2008/01/29/menulis-untuk-kompas/ tips menjadi kolumnis di koran</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.531 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2008/01/29/katrok-tapi-pakai-laptop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anne Mulcahy, Bangkitkan Xerox dari Kebangkrutan</title>
		<link>http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 10:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Anne Mulcahy]]></category>
		<category><![CDATA[bangkrut]]></category>
		<category><![CDATA[Xerox]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ketika Anne Mulcahy ditunjuk menjadi CEO, Xerox sudah mulai tenggelam dalam kebangkrutan. Hutang perusahaan  mencapai US $ 17 milyar dan selama 6 tahun berturut-turut Xerox&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Anne Mulcahy ditunjuk menjadi CEO, Xerox sudah mulai tenggelam dalam kebangkrutan. Hutang perusahaan  mencapai US $ 17 milyar dan selama 6 tahun berturut-turut Xerox selalu menderita kerugian.  Yang paling menyedihkan, unit Xerox yang berada di Mexico pada saat itu sedang di investigasi oleh Securities and Exchange Commission.</p>
<p>Melihat beratnya kondisi Xerox saat itu, banyak orang terkejut dengan penunjukkan Anne Mulcahy sebagai CEO.  Saat itu, pasar saham bereaksi negatif, saham Xerox langsung jatuh 15 persen. Mungkin pasar tahu kalau Anne Mulcahy memang tidak dipersiapkan untuk menduduki jabatan itu.</p>
<p><strong>Kejujuran dan Kepercayaan</strong></p>
<p>Anne Mulcahy masih ingat, ketika Warren Buffet (pemilik saham mayoritas dan CEO pada holding company Berkshire Hartaway) berkata : &#8220;Sebenarnya anda tidak dipromosikan. Anda diterjunkan dalam perang&#8221;.</p>
<p>Untuk memenangkan perang tersebut, langkah awal yang diambil Anne Mulcahy dan tim   adalah dengan  memperkuat likuiditas perusahaan.  Memotong capital expenditur sebesar 50 persen; mengurangi sales, general dan administration expenses sebesar sepertiga dari total expenses; memotong hutang hampir setengahnya. Tetapi pada waktu yang bersamaan, Anne Mulcahy tidak menyentuh sepeser pun anggaran biaya Research and Development (R &amp;D). Anne Mulcahy telah memutuskan untuk memperkuat core business dengan lebih fokus terhadap inovasi.  Bagi Anne Mulcahy, dalam kondisi terburuk seperti apapun, investasi (dalam inovasi) harus tetap dilaksanakan.</p>
<p>90 hari pertama, Anne Mulcahy melakukan perjalanan untuk mengunjungi berbagai kantor cabang. Selama waktu itu, ia hanya mendengarkan dan mendengarkan setiap orang tentang apa yang salah dengan perusahaannya.  &#8220;I think if you spends as much time listening as talking, that&#8217;s time well spent&#8221;, kata Anne Mulcahy.</p>
<p>Kejujuran dan kepercayaan adalah modal dalam melakukan komunikasi efektive, terutama dalam kondisi krisis. &#8221;Pada kondisi krisis, anda harus menginformasikan kepada karyawan perusahaan tentang  kondisi sebenarnya yang anda ketahui dan mereka harus tahu bahwa anda mempunyai strategi untuk menghadapi kondisi tersebut. Yang paling penting, anda harus menjelaskan, apa yang dapat mereka lakukan&#8221;.</p>
<p>Dengan kondisi yang kondusif, Anne Mulcahy dapat dengan mudah mereduksi tenaga kerja di Xerox dari 96.000 orang menjadi 60.000 orang pada tahun 2000. Bahkan, Anne Mulcahy turut membantu mencarikan pekerjaan bagi 70 % bagi tenaga kerja Xerox yang terkena program pemutusan hubungan kerja.</p>
<p><strong>Proses Transformasi</strong></p>
<p>Anne Mulcahy telah menempatkan tenaga kerja sebagai mitra strategis perusahaan. Perspektif karyawan telah dirubah, dari sekedar alat produksi yang harus tunduk dalam teori ekonomi,  disimbolkan dalam angka-angka penentu produktivitas suatu line produksi atau digambarkan sebagai angka-angka dalam laporan keuangan seperti halnya alat produksi lainnya, menjadi sederajat dengan para pengambil kebijaksanaan dalam perusahaan. Melalui pendapatnya (hasil berpikir kreatif-nya), pekerja telah ikut menentukan keberhasilan perusahaan dalam mencapai objective yang telah ditetapkan .</p>
<p>Tetapi sebelumnya, Anne Mulcahy telah melakukan positioning dan repositioning untuk mendapatkan tim yang terbaik bagi perusahaan. &#8221; You may have the right people on the bus, but in the wrong seat. They can be posistioned and respositioned for the good of the company&#8221;.  Bila semuanya telah sesuai dengan yang diinginkan, maka anda siap dengan semua perubahan positif, katanya.</p>
<p>Tahap yang paling krusial sebenarnya adalah tahap membangun organisasi yang kuat, fleksibel, adaptif dan kompetitif. Organisasi yang kuat, karena Anne Mulcahy telah membuat karyawan merasa telah dilibatkan dalam menyelesaikan krisis.  Karyawan telah diberi peran dan dihargai untuk berkontribusi terhadap perusahaan.</p>
<p>&#8220;Pengalaman saya di Xerox, bahwa krisis telah menjadi motivator yang kuat.  Motivasi yang menggerakan anda untuk memilih keputusan yang mungkin tidak akan pernah dipikirkan bila dalam kondisi lain. Motivasi ini memaksa anda untuk mengintensifkan fokus, daya kompetisi untuk mencapai status  : the best in the class.  I want to do everything I can to make sure that we don&#8217;t lose  that now that we&#8217;re back on track&#8221;, katanya.</p>
<p>Berkat sentuhan humanisme Anne Mulcahy, sekarang Xerox telah kembali on track.</p>
<p>*****</p>
<p>(Artikel ini bisa dilihat di <a HREF="http://www.greenlinerancage.com/">www.greenlinerancage.com</a> 28 Agustus 2007)</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/" title="anne mulcahy xerox">anne mulcahy xerox</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/" title="how anne mulcahy created a new xerox">how anne mulcahy created a new xerox</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/" title="Anne mulcahy">Anne mulcahy</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/" title="anne mulcahy 2008">anne mulcahy 2008</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/" title="krisis AND xerox">krisis AND xerox</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/" title="krisis perusahaan xerox">krisis perusahaan xerox</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.199 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2008/01/25/anne-mulcahy-membangkitkan-xerox-dari-kebangkrutan-melalui-sentuhan-humanisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spesies &#8220;Missing Link&#8221;, Selamat Datang Korupsi</title>
		<link>http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 01:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[missing link]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Seorang Profesor bidang Psikologi Industri dari Harvard University me-release laporan penelitiannya di Harvard University Buletin beberapa waktu lalu. Dalam penelitianny&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang Profesor bidang Psikologi Industri dari Harvard University me-release laporan penelitiannya di Harvard University Buletin beberapa waktu lalu. Dalam penelitiannya, Profesor melakukan pengamatan dengan menggunakan alat yang dinamakan Digital Brain Volumetric (DBV), untuk mengukur volume otak tanpa harus melukai objek penelitiannya.</p>
<p>Tujuan awal dari penelitiannya adalah untuk mengetahui hubungan antara volume otak dengan tingkat kecerdasan. Sang Profesor ingin membuktikan teori yang dikemukakan oleh ahli Anatomi dan Psikologi Jerman Frederick Tiedmann. Teorinya mengatakan bahwa : ” terdapat hubungan antara volume otak dan kecerdasan seseorang”.</p>
<p>Setelah dilakukan penelitian pengukuran volume otak untuk semua sample penduduk diseluruh negara di dunia. Ternyata sample penelitian disebuah negara Asia Tenggara  memberikan hasil yang sangat mengejutkan !  Volume otak rata-rata penduduknya  mempunyai volume yang sangat kecil. Diperkirakan sama dengan volume otak Homo Erectus.</p>
<p>Penelitian lanjutan kemudian lebih di fokuskan pada penduduk negara tersebut(dalam Harvard University Buletin tidak disebutkan di negara mana penelitian dilakukan, diduga untuk menjaga kredibilitas negera tersebut. Hanya secara selintas dalam catatan kaki (footnote) laporannya Profesor menyatakan bahwa negara tersebut adalah negara paling korup dikawasan Asia Tenggara).</p>
<p>Kesimpulan sementara penelitian tersebut menyatakan bahwa walaupun tengkorak penduduk negara tersebut merupakan tengkorak manusia modern, tetapi volume otak-nya sama dengan volume otak Homo Erectus. Tidak dijelaskan apakah ada hubungan antara kecilnya volume otak dengan tingginya tingkat korupsi dinegara tersebut.</p>
<p>Dalam buletin tersebut, lebih jauh lagi Profesor Psikology Industri tersebut  melemparkan hipotesa ilmiah  bahwa penduduk negara tersebut  adalah species<strong> missing link </strong> yang dinyatakan dalam Theory of Evalution-nya Charles Darwin dalam bukunya  yang terkenal : On the Origin of Species by Natural Selection (1859).</p>
<p>*****</p>
<p>Seorang Profesor  &#8221;iseng&#8221; dari University of Passau Jerman, Prof. Dr. J. Graf Lambsdorff, membuat rangking negara-negara berdasarkan Corruption Perception Index (CPI).  Laporan sang Profesor kemudian direlease oleh lembaga Transparency International setiap tahunnya.</p>
<p>Score CPI berkisar antara 0 (sangat korup &#8211; highly corrupt), hingga 10 (sangat tidak korup &#8211; highly clean). Penentuan rangking dilakukan melalui survey dan assessment yang dilakukan oleh para expert (tidak jelas apakah expert disini berarti para praktisi korupsi  yang dinilai expert ke-korupsi-annya  atau koruptor kakap yang sudah tobat).  Hanya ada sedikit penjelasan bahwa  orang-orang yang melakukan survey berasal dari para pe-bisnis dari negara-negara industrialis.</p>
<p>Hasil setiap tahun kemungkinan bisa berbeda.  Penyebabnya diantaranya perbedaan orang yang melakukan survey, sehingga terjadi perbedaan persepsi tentang korupsi. Penyebab lainnya adalah perbedaan metoda dan sample yang diambil.</p>
<p>Hasilnya tentu saja akan subjective sekali. Sebagai contoh, pungutan liar mungkin akan dianggap sebagai tindakan korupsi oleh sebagian besar negara, tetapi ”disuatu” negara mungkin dianggap sebagai tindakan legal.</p>
<p>Karena sangat subjective, maka tidak aneh bila hasilnya terlihat tidak konsisten. Misal pada tahun 2005,  Indonesia mempunyai score CPI sebesar 2.2 dengan rangking ke 137  (ranking disusun dari negara yang masuk katagory <em>highly clean</em> dengan score CPI 10 hingga negara <em>highly corrupt dengan score CPI 0</em>).</p>
<p>Tetapi pada tahun 2006, telah berubah. Indonesia mempunyai score CPI sebesar 2.4 dengan rangking 130. Apakah ini berarti, bahwa korupsi di Indonesia pada tahun 2005 lebih dahsyat dibanding tahun 2006? Atau korupsi di Indonesia pada tahun 2006 menjadi lebih canggih sehingga sulit dideteksi dibandingkan tahun 2005 ?</p>
<p>Kesimpulan ini akan lebih membingungkan lagi,  bila dikaitkan dengan hasil penelitian Profesor Psikologi Industri dari Harvard University, apakah pada tahun 2005, volume otak bangsa Indonesia lebih kecil dibandingkan pada tahun 2006 ? Atau apakah volume otak bangsa Indonesia bertambah pada tahun 2006 bila dibandingkan dengan tahun 2005 ?</p>
<p>Banyak akademisi menyarankan Profesor J. Graff Lambsdorff untuk melengkapi survey dan assessment-nya dengan alat Digital Brain Volumetric (DBV) dalam melakukan penilaian CPI  sehingga hasilnya bisa lebih akurat dan lebih konsisten.</p>
<p>*****</p>
<p>Seorang Profesor dari Fakultas Peternakan Queensland University di Australia  berhasil menemukan formula ajaib berupa concentrate untuk pakan ternak. Uji coba di laboratorium yang canggih menunjukkan peningkatan berat hampir 5 kg per hari pada sapi-sapi yang diberi pakan yang telah dicampur dengan concentrate hasil penelitian Profesor tersebut.</p>
<p>Formula yang dibuat oleh Profesor sangat unik dan masih sangat dirahasiakan, hal ini disebabkan karena formula ini diduga akan memberikan hasil yang berbeda bila tercampur dengan senyawa garam.</p>
<p>Yang jadi masalah adalah efek tercampurnya formula dengan senyawa garam belum pernah diteliti. Tetapi menurut  sang Profesor setelah mempelajari reaksi kimianya, efeknya cenderung  bersifat buruk.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia pernah melakukan import sapi dari Australia.  Pada waktu itu diinformasikan ada  pejabat dari Indonesia yang melakukan lobby ke Profesor ahli pakan ternak dari Universitas Quensland tersebut, untuk melakukan percobaan terhadap sapi-sapi yang akan dikirim ke Indonesia. Informasi ini kemudian tidak pernah terdengar lagi.</p>
<p>Pengiriman sapi dilakukan melalui laut dengan menggunakan kapal khusus pengangkut ternak.  Tidak ada laporan yang jelas mengenai detail perjalanan kapal pengangkut sapi dan informasi lain yang menyangkut proses bongkar-muat dan proses dokumentasi lainnya.</p>
<p>Yang kita dengar justru adalah adanya berita menghebohkan tentang kasus impor sapi fiktif. Kasus ini kemudian menyeret seorang mantan pejabat penting  pemerintah Indonesia ke sidang kasus korupsi, dengan tuduhan melakukan impor sapi fiktif.</p>
<p>Semestinya, di dalam persidangan mantan pejabat penting tersebut bisa menghadirkan Profesor ahli pakan ternak dari Quensland University sebagai saksi ahli.  Mungkin si Profesor lupa bahwa formula pakan sapi yang diberikan telah terkontaminasi air laut selama perjalanan dari Australia ke Indonesia (bukankah air laut itu merupakan senyawa garam ?) .  Sehingga, efek dari reaksi kimia ini menyebabkan efek negatif berupa penyusutan berat sapi secara signifikan bahkan akibat reaksi kimia yang demikian dahsyat menyebabkan sapi-sapi terus mengalami proses penyusutan hingga secara visual menjadi tidak terlihat.</p>
<p>*****</p>
<p>Robert Klitgaard adalah seorang profesor International Development and Security di RAND Graduate School, Santa Monica di  California.  Profesor Klitgaard pernah memberikan ”kuliah” anti korupsi dihadapan para pejabat negara  di Istana Negara Republik Indonesia pada 2 Agustus 2006. Tema yang diusung saat itu adalah <em>Presidential Lecture in Developing A Strong Anti-Corruption System and Good Govarnance</em>.</p>
<p>Profesor Klitgaard pernah mengajukan pemikiran kritis dan ”unik”  tentang korupsi, seperti yang direlease oleh The Carter Center pada 4 Mei 1999.</p>
<p>Korupsi seperti AIDS, katanya.  Korupsi menjadi masalah di setiap negara, bahkan telah menyebabkan kerusakan dan kerugian, terutama kerugian dalam perekonomian. Penyakit korupsi sulit untuk dibasmi dan yang paling menakutkan penyakit ini bisa beradaptasi terhadap segala bentuk usaha untuk mengalahkannya.</p>
<p>Profesor Klitgaard menawarkan solusi secara praktis bagi negara yang telah mengalami endemi korupsi yang masif, yaitu :  mendorong gerakan internasional untuk melakukan analisa sistem korupsi. Hasil pengkajian kemudian di diskusikan dengan pemerintahan dari  negara penderita penyakit korupsi, selanjutnya dipresentasikan dengan pers dan terakhir dibahas dalam suatu konferensi internasional.</p>
<p>Dari hasil analisa sistem korupsi akan diketahui kelemahan dari sistem. Selanjutnya adalah menghancurkan sisi lemah dari sistem. <em>This is difficult but not imposible.</em>.</p>
<p>Satu-satunya alternatif untuk menghancurkan penyakit korupsi ini adalah dengan memperbesar ”upaya” transparansi. Menurut Profesor Klitgaard, transparansi bukan saja dapat mencegah penyebaran penyakit korupsi pada tahap pertama, tapi juga dapat menghambat perkembangannya.</p>
<p>*****</p>
<p>Dimasti Dano</p>
<p>(Artikel ini dapat dilihat di <a HREF="http://www.greenlinerancage.com/">www.greenlinerancage.com</a> tgl 27 Juli 2007)</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/" title="Arti dari missing link">Arti dari missing link</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/" title="kes penyusutan otak kecil di malaysia">kes penyusutan otak kecil di malaysia</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/" title="Robert Klitgaard dalam bukunya Corrupt and Cities">Robert Klitgaard dalam bukunya Corrupt and Cities</a></li><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/" title="tingkat korupsi di australia">tingkat korupsi di australia</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.212 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2008/01/22/species-missing-link-ditemukan-selamat-datang-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Republik Mimpi, Dari Kenyataan Menjadi Mimpi</title>
		<link>http://kolumnis.com/2008/01/18/republik-mimpi-dari-kenyataan-menjadi-mimpi/</link>
		<comments>http://kolumnis.com/2008/01/18/republik-mimpi-dari-kenyataan-menjadi-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 03:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolumnis.com/2008/01/18/republik-mimpi-dari-kenyataan-menjadi-mimpi/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ada pertanyaan yang menggelitik, seandainya Presiden Republik Indonesia (sering disebutkan sebagai negara tetangga dari Republik Mimpi) dijabat oleh seorang wanita, apaka&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada pertanyaan yang menggelitik, seandainya Presiden Republik Indonesia (sering disebutkan sebagai negara tetangga dari Republik Mimpi) dijabat oleh seorang wanita, apakah Butet Kertarajasa akan mampu memparodikan dirinya sebagai Ibu Presiden ?</p>
<p>Pertanyaan ini dianggap penting, mengingat kekuatan Butet Kertarajasa &#8220;memainkan peran&#8221; seorang presiden menjadikannya titik central dalam &#8220;panggung teater&#8221; yang dikemas sebagai acara reality show disebuah stasiun TV swasta.</p>
<p>Butet bukan orang &#8220;baru&#8221; di dalam dunia teater, tetapi mungkin &#8220;baru&#8221; bisa bebas memparodikan seorang presiden yang masih berkuasa (istilahnya &#8220;baru bisa mimpi&#8221; jadi presiden), pada saat-saat sekarang ini. Sungguh tidak terbayangkan bila Butet berani &#8220;ber-ulah&#8221; pada masa orde baru.</p>
<p>Bila kita mendengar tentang teori dunia paralel, maka Republik Mimpi adalah dunia paralel dari Republik Indonesia. Sebuah negara yang selalu mempunyai bahan-bahan cerita menarik untuk ditampilkan di atas panggung sandiwara. Seandainya, Nikolai Vasilievich Gogol (1809 &#8211; 1852) masih hidup dan berkesempatan bermukim di Republik Indonesia, mungkin akan banyak menulis naskah drama fenomenal, sekali lagi &#8211; mungkin akan mengalahkan satu naskah drama komedi terbaiknya :  Revizor atau yang diterjemahkan sebagai : Inspektur Jenderal.</p>
<p>Inspektur Jenderal adalah sebuah naskah komedi satire yang mentertawakan birokrasi, tetapi anehnya Tsar Nikolas I (1825 &#8211; 1855) justru menganjurkan komedi ini agar dipentaskan ditengah-tengah kegamangan para birokratnya. Tsar Nikolai I malah menghadiri produksi perdana drama ini pada April 1836. Saat itu Tsar tertawa senang dan memberikan applaus pada saat menonton drama tersebut.</p>
<p>Mari Mentertawai Birokrasi</p>
<p>Nikolai Gogol dengan gagah berani mentertawakan birokrasi di Rusia saat itu melalui naskah drama komedi satire Inspektur Jenderal. Rusia saat itu, digambarkan penuh dengan tragedi kehidupan, diantaranya ruwetnya birokrasi yang berkarib dengan korupsi yang bersimaharajalela.</p>
<p>Dalam melakukan kritik terhadap pemerintah Rusia, Gogol secara cerdas menempatkan dirinya sebagai artis, bukan sebagai tokoh oposisi yang  radikal atau liberal. Gogol membalut kritik dengan cara penuh humor. Sehingga penonton seolah-olah dibawa untuk mentertawakan dirinya sendiri, bukan mentertawakan birokrasi saat itu.</p>
<p>Nampaknya, Republik Mimpi harus bisa &#8220;bermain&#8221; supaya bisa tetap melanjutkan tidurnya dan terus bermimpi. Republik Mimpi harus bermain dalam wilayah aman (dari tuntutan hukum dan ancaman penghentian siaran), yaitu bermain dalam wilayah seni dan menghiasi kritikan-kritikan dengan humor.</p>
<p>Dilain pihak bagi personal yang diparodikan, akan mendapat plus  point, karena menunjukkan bahwa di Republik Indonesia saat ini &#8211; dengan adanya acara Republik Mimpi, menunjukkan bahwa demokrasi sangat dihargai dan dijunjung tinggi. Dengan kata lain, Pemerintah sangat menghormati hak-hak demokrasi setiap warga negara-nya. Bahkan lebih jauh lagi, personal yang diparodikan dipandang sebagai tokoh yang berjiwa besar karena menerima kritikan dengan lapang dada.</p>
<p>Republik Mimpi sebenarnya tidak akan kehabisan materi cerita dan tidak akan membosankan, mengingat materi yang digali sangat subur di alam realita. Kasus yang mencuat dan up to date, seperti : gonjang-ganjing Resufle Kabinet, kasus penganiayaan praja IPDN, lumpur Lapindo,  rakyat yang harus  mengantri untuk mendapatkan satu atau dua liter  minyak tanah, hilangnya minyak goreng dari peredaran karena pengusaha cenderung meng-ekspor kebutuhan vital  rumah tangga keluar negeri daripada menjualnya ke warung-warung, mahalnya susu bayi sehingga timbul wacana untuk menggantikannya dengan susu kedelai atau air tajin, hingga  wacana lain yang lebih bermakna  &#8220;internasional&#8221; seperti larangan terbang maskapai penerbangan Indonesia ke Eropa ?</p>
<p>Republik Mimpi nampaknya harus cerdas seperti Nikolai Gogol, yaitu mengolah wacana-wacana yang terjadi di alam nyata menjadi kritikan yang penuh dengan sensasi humor.  Penonton dibuat tersenyum bahkan tanpa sadar  mentertawakan dirinya sendiri, bukan mentertawakan permasalahan yang diangkat.  Bukankah Republik Mimpi punya modal yang &#8220;kuat&#8221; diantaranya ada Jaro Kuwat dan rekan-rekan lain yang perannya lebih komikal dan menghibur ?</p>
<p>Mudah-mudahan, Butet dan rekan-rekan lainnya  tidak segera bangun dari tidurnya, sehingga pemirsa setia masih dapat menikmati setiap episode  komedi satire &#8220;Inspektur Jenderal&#8221; ala Republik Mimpi..</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Dimasti Dano (Artikel ini bisa dilihat di  www.greenlinerancage.com Juli 2007)</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolumnis.com/2008/01/18/republik-mimpi-dari-kenyataan-menjadi-mimpi/" title="naskah drama komedi satire">naskah drama komedi satire</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.26 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolumnis.com/2008/01/18/republik-mimpi-dari-kenyataan-menjadi-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
