Jika Blogger Malaysia Masuk Parlemen
Oleh Bimo Ario Tejo • 10th Mar, 2008 • Kategori: Bimo Ario Tejo, Kolom •Dilihat:359 views •Kirim:
Email This Post
Wahai blogger Indonesia, saatnya kita memberi ucapan selamat kepada rekan-rekan blogger Malaysia!
Ketika anak blog Indonesia sukses menggelar Pesta Blogger 2007 yang dipuncaki dengan pencanangan Hari Blogger Nasional oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Dr. Muhammad Nuh, blogger Malaysia memandang dari seberang laut dengan perasaan takjub. Di negara jiran yang pemerintahnya memandang blogger sebagai golongan penipu dan kurang kerjaan, kebebasan ngeblog seperti yang dinikmati anak blog Indonesia tentu ibarat barang mewah bagi mereka.
Tetapi kemarin, dalam Pilihan Raya Umum (Pemilu) Malaysia ke-12, blogger Malaysia mencipta sejarah yang mungkin tidak terbayangkan oleh kawan-kawan blogger Indonesia. Dua orang blogger, Jeff Ooi dan Tony Pua, menjadi blogger pertama dalam sejarah Malaysia yang memenangi kursi parlemen.Dua orang blogger, Jeff Ooi dan Tony Pua, menjadi blogger pertama dalam sejarah Malaysia yang memenangi kursi parlemen
Jeff Ooi (Ooi Chuan Aun) adalah salah satu blogger ternama di Malaysia, pemilik blog Screenshots. Memulai karirnya sebagai konsultan IT swasta, pada awal 2003 Jeff mulai menulis Screenshots yang isinya berkisar seputar isu-isu sosial-politik dan tentunya seluk-beluk IT dan fotografi yang menjadi hobinya sejak lama. Seiring dengan makin populernya Screenshots, media online Malaysiakini menobatkan Screenshots sebagai “Blog Paling Berpengaruh di Malaysia” (Malaysia’s Most Influential Blog).
Jeff adalah anggota Partai Aksi Demokratik (Democratic Action Party, DAP), sebuah partai oposisi di Malaysia. Menjelang pemilu, Jeff menggunakan media blog sebagai sarana kampanye dan pengumpulan dana. Tak tanggung-tanggung, dana sebesar RM 123 ribu (350 juta rupiah) berhasil dikumpulkan selama dua minggu secara online, yang tercatat sebagai yang terbanyak dalam sejarah pemilu Malaysia. Dalam pemilu kemarin, Jeff memenangi kursi parlemen daerah Jelutong di Pulau Pinang.
Selain Jeff, blogger lain yang merebut kursi parlemen dalam pemilu kemarin adalah Tony Pua (Pua Kiam Wee). Sebagai lulusan Oxford University dalam bidang filosofi, politik dan ekonomi, karir Tony meroket dengan menjadi CEO Cyber Village Sdn. Bhd. yang terdaftar dalam bursa saham Singapura (SESDAQ). Minatnya dalam soal pendidikan memotivasi Tony Pua bersama Kian Ming menulis blog Education in Malaysia di tahun 2005.
Tahun 2007 adalah titik balik dalam karir Tony. Dia melepas seluruh kepentingannya di Cyber Village Sdn. Bhd. dan memutuskan bergabung dengan partai oposisi sebagai penasihat ekonomi sekjen partai DAP. Dalam pemilu kemarin, Tony Pua berhasil merebut kursi parlemen daerah Petaling Jaya Utara.
Tidak hanya kemenangan partai oposisi kali ini yang disebut sebagai yang terbesar dalam 40 tahun terakhir, keberhasilan dua anak blog Malaysia memenangi pemilu kemarin juga menjadi fenomenal mengingat tekanan terhadap aktivitas ngeblog yang semakin marak dalam beberapa tahun terakhir. Menteri Penerangan Malaysia, Zainuddin Maidin misalnya, menyebut blogger sebagai orang goblok yang punya niatan menghancurkan negara. Jeff Ooi (bersama blogger Ahiruddin Attan alias rockybru), beberapa kali hendak diseret ke pengadilan oleh media massa pro-pemerintah. Dalam kasus Jeff dan Rocky ini, komunitas blogger Malaysia membentuk gerakan solidaritas “Walk With Us”.
Di tengah tekanan dan intimidasi seperti itu, dua orang anak blog ini masih bisa masuk ke parlemen. Ironisnya, kemenangan Jeff dan Tony dibarengi dengan kekalahan telak Zainuddin Maidin yang berakibat kursi menteri yang disandang Zainuddin dipastikan hilang. Marina Mahathir, blogger Malaysia yang juga putri sulung Mahathir Mohamad, berkomentar pedas, agaknya menyindir Zainuddin Maidin:
“But bloggers and netizens, you can pat yourselves on the back because anyone who says the Net and blogs would have no effect on this election obviously didn’t know what they were talking about!” (Bloggers dan warga Net, kalian boleh bangga pada diri sendiri karena siapapun yang berkata bahwa Net dan blog tidak akan memberi efek dalam pemilu kali ini, jelas mereka tidak tahu apa yang mereka omongkan!).
Oleh sebab itu, tanpa ragu saya mengajak para blogger Indonesia untuk bersama-sama angkat topi dan mengucapkan tahniah kepada blogger Malaysia!
Artikel Terkait:
Bimo Ario Tejo , Warga negara Indonesia. Menempuh pendidikan sarjana kimia di Universitas Indonesia. Doctor of Philosophy di bidang bioteknologi dari Universiti Putra Malaysia (d/h Universiti Pertanian Malaysia). Bekerja sebagai postdoctoral researcher di Malaysia dan University of Kansas, USA.
Email Penulis | Semua Tulisan Bimo Ario Tejo
Website: http://bimotejo.blogspot.com


Jujur saja, penggunaan istilah “blogger” sendiri cencerung meng-”ekslusifkan” para pecinta blog ini menjadi suatu komunitas yang seolah2 exclusive, meski menurut saya itu hanya sekedar istilah.
Bagi saya menulis ya menulis saja, apakah kita menulis di buku diary, di koran atau di blog, keep it simple aja, kalau sampai di bilang berpengaruh ya berarti pemikiran orang itu di sukai banyak orang gitu aja tho.
Urusan apakah ada blogger yang menjadi anggota parlemen dan berhasil, itu menurut saya memang si blogger itu punya agenda sendiri dalam tujuan hidupnya, nggak perlu dihubung-hubungkan dengan aktivitas ngeblog segala.
Mirza,
Saya tidak setuju dengan anda. Tanpa blog, tidak ada yang kenal dengan Jeff Ooi. Di tangan Jeff, blog menjadi multi-fungsi: alat propaganda, penyebaran ide, sekaligus penggalangan dana. Ini yang saya rasa istimewa dan revolusioner.
Masuknya Jeff ke parlemen Malaysia adalah bukti bahwa blog (dan internet) punya efektivitas tinggi dalam proses politik, jauh lebih efektif ketimbang media massa konvensional. Seperti ketika “people power” menjatuhkan Ferdinand Marcos yang kemudian dijuluki “revolusi handphone”, proses politik di Malaysia bolehlah disebut sebagai “revolusi blog”.
Berikut ini sedikit berita mengenai peranan blog dalam pemilu Malaysia kemarin: http://news.yahoo.com/s/nm/20080226/wr_nm/malaysia_election_bloggers_dc
Di Indonesia, saya maklumi blog (dan internet) belum seefektif di Malaysia dalam menggerakkan partisipasi politik rakyat.
Bimo
Artikel yang bagus. Aku juga menulis artikel mengenai kemenangan Jeff Ooi dan peranan blogger dalam reformasi politik di Malaysia.
Salam Merdeka
RM-Jakarta
http://ayomerdeka.wordpress.com/