Pembatasan Premium, Mau?

Oleh Zainal A. Hidayat • 19th Feb, 2008 • Kategori: Opini •Dilihat:182 views •Kirim:Email This Post Email This Post

Pemerintah berencana melakukan penjatahan pembelian BBM awal bulan Mei nanti. Kabarnya, penjatahan akan menyeluruh, setidaknya meliputi 2500 pompa bensin di Jawa dan Bali. Niat itu, katanya, bisa terjamin pelaksanaannya karena akan memakai kartu pintar alias smart card.

Akhir tahun lalu, pemerintah juga sempat melempar masalah, kala itu wacananya adalah pengalihan premium ke oktan lebih tinggi di jalan protokol dan kawasan elite. Tujuannya tentu saja agar masyarakat membayar BBM yang dikonsumsinya dengan harga lebih mahal.

Dari simulasi yang diungkap Kompas (16/2) pembelian BBM bersubsidi akan dibatasi hingga liter tertentu, di atas itu masyarakat dipaksa membayar dengan harga –-kata orang Pertamina—keekonomiannya. Jadi, jika benar caranya seperti itu, berarti masyarakat harus membeli BBM yang sama dengan harga yang berbeda.

Martin Feldstein, penasihat ekonomi di era Reagan dan profesor di Harvard, mengusulkan sistem Tradeable Gasoline Right (TGR) untuk penjatahan BBM di AS (The Wall Street Journal, 5/6/2006). Dengan sistem ini, seorang warga yang punya hak membeli BBM tetapi tak menggunakannya, bisa menjualnya kepada orang lain yang memerlukan BBM lagi.

Model Feldstein jelas menarik bagi saya dan para pelanggan jasa kereta api. Saya akan menjual hak BBM itu, lantas menukarnya dengan karcis kereta berpendingin udara. Yang lain senang bisa tetap kebut-kebutan di jalan, sementara saya dan kawan-kawan masih bisa tersenyum pula saat berangkat kerja. Jika pembatasannya seperti ini, mau?

Artikel Terkait:

Bookmark this article! [?]

BlinkbitsBlinkListsBlogLinesBlogmarksBuddymarksCiteULikeCo.mmentsDel.icio.usDiggDiigo

FarkFeed Me LinksFurlGoogleLinkagogoma.gnoliaNetvouzNewsvinePropellerRawsugar

RedditRojoSimpySphinnSpurlSquidooStumbleUponTailrankTechnoratiYahoo

Tagged as: , ,
Zainal A. Hidayat

Zainal A. Hidayat , Menulis opini antara lain di Kompas, Media Indonesia, dan Seputar Indonesia.
Email Penulis | Semua Tulisan Zainal A. Hidayat
Website:

Tanggapi artikel ini

Note: This post is over 6 months old. You may want to check later in this blog to see if there is new information relevant to your comment.